IDE BETANG ARSIP

RUMAH BETANG ( Rumah Adat Dayak Kalbar)

http://fazz.wordpress.com/2007/05/18/rumah-betang-rumah-adat-dan-budaya-dayak-yang-hampir-tersingkirkan/

Betang 1

Rumah Betang adalah rumah adat khas Kalimantan yang terdapat di berbagai penjuru Kalimantan, terutama di daerah hulu sungai yang biasanya menjadi pusat pemukiman suku Dayak, dimana sungai merupakan jalur transportasi utama bagi suku Dayak untuk melakukan berbagai mobilitas kehidupan sehari-hari seperti pergi bekerja ke ladang dimana ladang suku Dayak biasanya jauh dari pemukiman penduduk, atau melakukan aktifitas perdagangan (jaman dulu suku Dayak biasanya berdagang dengan menggunakan system barter yaitu dengan saling menukarkan hasil ladang, kebun maupun ternak).

Betang2Bentuk dan besar rumah Betang ini bervariasi di berbagai tempat. Ada rumah Betang yang mencapai panjang 150 meter dan lebar hingga 30 meter. Umumnya rumah Betang di bangun dalam bentuk panggung dengan ketinggian tiga sampai lima meter dari tanah. Tingginya bangunan rumah Betang ini diperkirakan untuk menghindari datangnya banjir pada musim penghujan yang mengancam daerah-daerah di hulu sungai di Kalimantan. Beberapa unit pemukiman bisa memiliki rumah Betang lebih dari satu buah tergantung dari besarnya rumah tangga anggota komunitas hunian tersebut. Setiap rumah tangga (keluarga) menempati bilik (ruangan) yang di sekat-sekat dari rumah Betang yang besar tersebut, di samping itu pada umumnya suku Dayak juga memiliki rumah-rumah tunggal yang dibangun sementara waktu untuk melakukan aktivitas perladangan, hal ini disebabkan karena jauhnya jarak antara ladang dengan tempat pemukiman penduduk.

betang3Lebih dari bangunan untuk tempat tinggal suku Dayak, sebenarnya rumah Betang adalah jantung dari struktur sosial kehidupan orang Dayak. Budaya Betang merupakan cerminan mengenai kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari orang Dayak. Di dalam rumah Betang ini setiap kehidupan individu dalam rumah tangga dan masyarakat secara sistematis diatur melalui kesepakatan bersama yang dituangkan dalam hukum adat. Keamanan bersama, baik dari gangguan kriminal atau berbagi makanan, suka-duka maupun mobilisasi tenaga untuk mengerjakan ladang. Nilai utama yang menonjol dalam kehidupan di rumah Betang adalah nilai kebersamaan (komunalisme) di antara para warga yang menghuninya, terlepas dari perbedaan-perbedaan yang mereka miliki. Dari sini kita mengetahui bahwa suku Dayak adalah suku yang menghargai suatu perbedaan. Suku Dayak menghargai perbedaan etnik, agama ataupun latar belakang sosial……………………………………… …………………………………………………………….. (budaya rumah Betang yang menjunjung nilai kebersamaan, persamaan hak, saling menghormati, dan tenggang rasa ).

Kini, rumah betang yang menjadi hunian orang Dayak berangsur-angsur menghilang di Kalimantan. Kalaupun masih bisa ditemukan penghuninya tidak lagi menjadikannya sebagai rumah utama, tempat keluarga bernaung, tumbuh dan berbagi cerita bersama komunitas. Rumah Betang tinggal menjadi kenangan bagi sebagian besar orang Dayak. Di beberapa tempat yang terpencar, rumah Betang dipertahankan sebagai tempat untuk para wisatawan. Sebut saja, misalnya di Palangkaraya terdapat sebuah rumah Betang yang dibangun pada tahun 1990-an tetapi lebih terlihat sebagai monumen yang tidak dihuni. Generasi muda dari orang Dayak sekarang tidak lagi hidup dan dibesarkan di rumah Betang (termasuk saya sendiri). Rumah Betang konon hanya bisa ditemukan di pelosok, pedalaman Kalimantan tanpa mengetahui persis lokasinya. Pernyataan tersebut tentu saja mengisyaratkan bahwa rumah Betang hanya tinggal cerita dari tradisi yang berasosiasi dengan keterbelakangan dan ketertinggalan dari gaya hidup modern.

Dan sekarang, dalam menghadapi kehidupan modern yang sangat individualis, yang hanya mementingkan kepentingan pribadi, materi dan penuh kemunafikan, masihkan budaya rumah Betang menjadi tatanan hidup bersama di Kalimantan ataukah budaya ini akan ikut menghilang seperti menghilangnya bangunan rumah Betang di Kalimantan. Apapun jawabannya hanya kita orang Kalimantan yang dapat menentukannya ! ( Dikutip dari Blog Flazz.wordpress.com)

IDE BETANG ARSIP

Sebagai jantung pelayanan arsip pertanahan yang ada harus di pelihara dan dijaga sebagai dasar dari penerbitan sertipikat berupa warkah, keputusan, buku tanah, surat ukur dan  peta. Arsip ini arsip hidup, karena itulah saya sebut “jantung pelayanan Pertanahan”. Kalau arsipnya sakit, maka otomatis tubuh pertanahannya-nya sakit, kalau arsipnya banyak rusak dan hancur, maka kantor bisa kolaps tidak bisa berbuat apa-apa lagi. Sebaliknya kalau arsipnya terawat, rapi, nyaman, lancar penyusunan dan retensinya, lancar pula urat nadi pelayannya, semakin sehat pula kantor pertanahan, dan mudah-mudahan sengketa, konflik dan perkara semakin berkurang dari waktu ke waktu.

Mengadopsi dari kearifan lokal, dengan Betang arsip, diharapkan tercipta keamanan data,  kebersamaan membangun kantor pertanahan dan membangun daerah, keseragaman irama, mobilisasi tenaga bersama, saling bahu membahu, menjadi kekuatan yang amat sempurna dalam menyelesaikan tugas negara.

LET’S TALK WITH DATA & FACTS RIGHT NOW

“Mari bicara dengan data dan fakta-fakta sekarang juga” itu motto internal kerja Kantor Pertanahan Kabupaten Kapuas Hulu sejak kepemimpinan baru Makmur Siboro. Dengan data dan  dokumen yang lengkap dilengkapi dengan fakta-fakta lapangan yang akurat mudah-mudahan  semua urusan pertanahan bisa lancar, aman dan terjamin. Semua itu adalah merupakan inti sari yang kami peras dari Sapta Tertib Pertanahan dalam mengimplementasikan secara nyata di lapangan sebagai ujung tombak pelayanan.

NEED FASTER, EASIER AND RELIABLE, LETS TALK WITH DATA

Di loket sebagai anjuran dan himbauan kami adalah seperti di atas. Ingin butuh cepat, mudah dan terpercaya, mari bicara data dan dokumen. Data dan dokumen anda yang lengkap adalah dasar pelayanan kami. Dokumen yang tidak lengkap seperti yang dipersyaratkan oleh peraturan dan perundang-undangan dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di kemudian hari.   Melalui loket informasi maupun melalui staf kami berikan kejelasan akan pentingan data dan dokumen yang sah dan lengkap. STOP PEMALSUAN!!! Jangan lakukan pemalsuan data bung!! Pidana akibatnya.

Melalui data yang lengkap akurat, peta yang lengkap dan tepat akan menambah kwalitas yang mumpuni di kantor pertanahan. Data yang diolah minimal data manual dan baik, bersih dan aman. Dokumen/data/arsip yang kami simpan harus dipelihara dari ancaman banjir, dan ancaman lainnya. Oleh karena perhatian dari pusat sangat jauuuuuh sekali………, maka kami hanya mengusulkan yang sederhana saja, yang disesuaikan dengan kearifan lokal. Kami sangat mendambakan apa yang disebut dengan ide “Betang Arsip”. Di sinilah arsip, dokumen, warkah, peta diolah dengan baik dan rapi dan lebih aman dari banjir. Ada beberapa ruangan yang kami usulkan yaitu :

  1. Ruang Warkah
  2. Ruang Peta
  3. Ruang Buku tanah
  4. Ruang Surat Ukur dan gambar Ukur
  5. Ruang restorasi ( Pemulihan arsip rusak)
  6. Ruang Pelayanan arsip.
  7. Ruang Eksibisi

Jadi ada keinginan membangun 7 ruang yang sangat penting buat kehidupan dan kesehatan pelayanan kantor pertanahan.  Mungkinkah……………………………………….?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s